Panduan Modul 06: Rawat Inap & Manajemen Kandang (Inpatient)

Modul ini digunakan oleh Dokter Hewan Jaga dan Perawat Bangsal untuk mengelola pasien yang memerlukan perawatan intensif (opname), memantau perkembangan grafik tanda vital harian, mencatat pemberian obat berkala, serta memproses pemulangan pasien.


1. Pendaftaran Masuk Pasien Rawat Inap (Admisi)

Pasien dapat masuk ke rawat inap melalui dua jalur:

  • Rujukan dari Poli EMR: Diterbitkan langsung oleh dokter pemeriksa saat konsultasi.
  • Admisi Langsung di Bangsal: Untuk pasien darurat yang langsung dirawat inap.

Langkah-Langkah Admisi:

  1. Masuk ke menu Rawat Inap (/panel/inpatient), lalu klik + Pasien Baru.
  2. Pilih Pasien & Dokter Penanggung Jawab (DPJP):
    • Pilih nama pasien yang akan dirawat dan tetapkan dokter hewan DPJP utama.
  3. Pilih Alokasi Kandang & Paket Rawat:
    • Tipe Kandang & Zonasi Biosafety:
      • 🟢 Kandang Reguler: Untuk pasien non-menular (pasca operasi, pemulihan trauma, dehidrasi ringan).
      • 🔴 Kandang Isolasi: Ruangan khusus bertekanan udara terpisah untuk pasien penyakit menular berbahaya (contoh: Panleukopenia, Parvovirus, Calicivirus).
    • Paket Perawatan: Pilih paket rawat inap harian (contoh: Paket Perawatan Intensif Kucing, Paket Perawatan Harian Anjing Sedang).
  4. Catat Barang Bawaan Pemilik:
    • Catat barang yang dititipkan pemilik (kandang carrier, selimut pasien, mainan, atau makanan pakan khusus).
  5. Uang Muka Deposit Rawat Inap:
    • Masukkan nominal uang muka deposit yang disetorkan pemilik di kasir sebagai jaminan biaya pengobatan berjalan.
  6. Klik Konfirmasi Masuk Rawat Inap. Pasien resmi menempati kandang bangsal.

2. Pemantauan Lembar Observasi Harian (Flowsheet)

Setiap pasien yang dirawat memiliki lembar pemantauan berkala (Flowsheet) yang wajib diisi oleh staf jaga setiap pergantian giliran kerja (shift).

Cara Mengisi Pemantauan Harian:

  1. Klik nama pasien pada daftar bangsal rawat inap untuk membuka lembar detail perawatannya.
  2. Klik tombol + Catat Observasi Shift:
    • Tanda Vital (TTV): Suhu tubuh (°C), laju napas, denyut jantung, dan berat badan harian.
    • Status Nutrisi & Pakan: Jenis pakan yang diberikan, porsi pakan yang berhasil dihabiskan (contoh: habis 1 kaleng, hanya makan 2 sendok disuap), dan jumlah minum.
    • Kondisi Feses & Urin: Frekuensi buang air kecil serta konsistensi feses (normal, lembek, cair berdarah).
    • Gejala Klinis Khusus: Catat jika ada episode muntah, kejang, batuk, atau sesak.
  3. Pemberian Terapi & Obat Terjadwal:
    • Periksa jadwal pemberian obat infus, injeksi, atau obat oral. Beri tanda centang setelah obat selesai diberikan ke pasien beserta jam pemberiannya.
  4. Klik Simpan Observasi. Grafik tren suhu dan tanda vital akan otomatis terbarui di layar pemantauan.

3. Tindakan Tambahan & Tagihan Berjalan (Running Bill)

Selama masa perawatan di bangsal, jika pasien membutuhkan tindakan medis baru atau pemakaian bahan habis pakai tambahan:

  1. Buka tab Tindakan & BMHP Bangsal.
  2. Klik + Tambah Tindakan / Bahan.
  3. Pilih tindakan (contoh: Ganti Infus Set, Nebulisasi Terapi Uap, Pemeriksaan Darah Ulang).
  4. Masukkan bahan medis yang digunakan (cairan Ringer Lactate, perban, spuit).
  5. Seluruh biaya ini secara otomatis terakumulasi ke dalam tagihan berjalan (Running Bill) pasien dan dapat dipantau oleh pemilik di kasir tanpa menunggu pasien pulang.

4. Prosedur Pemulangan Pasien (Discharge)

Saat kondisi pasien telah dinyatakan sembuh dan layak pulang oleh dokter penanggung jawab:

  1. Dokter DPJP membuka lembar pasien rawat inap, lalu mengklik tombol Proses Pemulangan (Discharge).
  2. Lengkapi catatan kepulangan:
    • Kondisi Akhir Kepulangan: Pilih Sembuh / Membaik, Rujuk ke RS Hewan Lain, atau Pulang Paksa atas Permintaan Pemilik.
    • Instruksi Perawatan di Rumah: Panduan pemberian obat lanjutan dan pola makan yang harus dijalankan pemilik pasien di rumah.
    • Jadwal Kontrol Kembali: Tentukan tanggal pasien harus kembali ke klinik untuk pelepasan jahitan atau evaluasi pasca-rawat.
  3. Dokter memasukkan 6 Digit PIN Otorisasi Dokter untuk mengesahkan pemulangan.
  4. Penyelesaian di Meja Kasir:
    • Resep obat pulang otomatis masuk ke bagian Farmasi.
    • Kasir membuka tagihan pasien, mengkalkulasi total biaya rawat inap terhadap deposit yang telah dibayar pemilik, memproses sisa pelunasan (atau mengembalikan kelebihan uang deposit), dan mencetak kuitansi akhir.
  5. Staf bangsal menyerahkan pasien dan barang bawaan titipan kepada pemilik. Status kandang otomatis berubah kembali menjadi Kosong & Siap Dipakai Pasien Baru.

5. Kondisi Khusus & Penanganan Masalah

  1. Pasien Mengalami Perburukan Kondisi Mendadak (Kritis):
    • Dokter jaga dapat mengubah status pasien menjadi Kritis secara instan.
    • Jika pasien yang awalnya di kandang reguler terkonfirmasi menderita penyakit menular (contoh: tes Parvo positif), dokter segera menekan menu Pindah Kandang dan memindahkan pasien ke Kandang Isolasi Merah demi mencegah penularan ke pasien lain.
  2. Pasien Meninggal Dunia Selama Masa Perawatan (Inpatient Mortality):
    • Jika pasien tidak tertolong, dokter membuka lembar pemulangan dan memilih status Meninggal Dunia.
    • Masukkan jam kematian resmi dan resume penyebab kematian.
    • Tagihan berjalan otomatis dibekukan hingga jam kematian tersebut, dan rekap tagihan diserahkan ke kasir untuk proses penutupan berkas dan pelunasan/refund deposit dengan keluarga pemilik.
  3. Pemilik Meminta Pulang Paksa (Atas Permintaan Sendiri / APS):
    • Jika pemilik memaksa membawa pasien pulang meski kondisi belum stabil:
    • Pada lembar pemulangan, pilih opsi Pulang Paksa (APS).
    • Sistem mewajibkan pencatatan alasan pulang paksa dan penandatanganan surat pernyataan pelepasan tanggung jawab klinik oleh pemilik.
  4. Tagihan Berjalan (Running Bill) Telah Melampaui Uang Muka Deposit:
    • Sistem memberikan indikator peringatan visual saat akumulasi biaya opname harian melebihi deposit awal.
    • Resepsionis atau kasir dapat menghubungi pemilik via WhatsApp untuk menginfokan penambahan saldo deposit berjalan.

6. Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Berapa kali dalam sehari perawat bangsal harus mengisi lembar flowsheet observasi?
A: Idealnya observasi tanda vital diinput minimal 2 sampai 3 kali sehari mengikuti pergantian giliran kerja (shift pagi, siang, dan malam), atau lebih sering jika pasien berstatus observasi ketat/kritis.

Q: Bagaimana jika ada sisa uang muka deposit yang belum terpakai saat pasien pulang?
A: Sistem kasir secara otomatis mengkalkulasi selisih lebih tersebut dan menampilkan nilai pengembalian uang (Refund Deposit) yang wajib diserahkan kembali oleh kasir kepada pemilik pasien.

Uji Coba Gratis Tanpa Rekening

Ingin Menerapkan Alur Pelayanan Ini di Klinik Anda?

Daftarkan klinik Anda ke Program Pilot Vetrivo. Seluruh alur rekam medis, antrean, inap, dan kasir dibimbing penuh oleh tim teknis sampai siap pakai.

Daftar Uji Coba Pilot →